Setelah mantap untuk menjadi wirausahawan, tugas berikutnya adalah mencari bentuk usaha yang cocok. Setelah itu, menemukan konsep usaha ideal lalu menjalankan kerja marketing. Ternyata pekerjaan memang belum selesai. Ilmu tetap haarus ditambah. Karena yang menyusul kemudian adalah kenyataan bahwa sekarang kita sudah jadi "Bos". Punya pekerja, karyawan. Dan, menjadi bos yang baikpun ternyata merupakan masalah tersendiri. Dan tentu saja merupakan tantangan tersendiri.
Menurut saya, bos atau karyawan hanya sekedar status. Pada dasarnya kedua status itu baik buruknya ditentukan oleh seberapa baik kita menjalaninya. Karena, yang paling baik di antara kamu adalah yang paling taqwa, kata Allah.
Bila ingin menjadi bos yang baik, maka kata kuncinya adalah EMPATI. Kita harus berempati dengan karyawan hingga gaya komunikasi dan keputusan yang kita ambil adalah yang terbaik. Adil, proposrsional. Bagaimanapun, posisi bos akan memberikan keleluasaan buat kita untuk mendidik orang lain. Menjadikan dia manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Tentu saja kita harus menjadi teladan buat mereka.
Nah... Dengan demikian, keinginan kita buat menjadi khalifah, memberi manfaat bagi sebanyak mungkin orang lain lebih mudah terwujud bukan...?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar